Selasa, 12 Maret 2013

Memahami Pola Pikir Anak Dan Menghadapinya Dengan Bijak



Memahami pola pikir anak susah-susah gampang. Beda usia, beda pula cara berpikirnya. Simak penjelasan Roslina Verauli, M. Psi, praktisi Tumbuh Kembang RS Pondok Indah, soal perkembangan cara berpikir anak dan bagaimana cara menghadapi mereka dengan bijak.


Sejak anak lahir dan berkembang, ada proses kognitif yang terjadi pada dirinya. Proses-proses kognitif mencakup kegiatan berpikir, menalar, belajar dan memecahkan masalah. Orangtua yang ingin memahami jalan pikir anak, tentu harus mengetahui perkembangan umum kognitif mereka di setiap tahapan usia.


Usia 0 – 2 tahun

Di usia 0 – 2 tahun, anak sudah mulai memersepsi dan bertindak. Perkembangan itu dapat dilihat dari perkembangan motorik mereka. Misalnya, di usia 0 – 1 bulan, kemampuan motorik mereka sebatas melatih refleks yang sudah ada.  Contohnya mengisap puting ibu saat menyusu. Pada usia 1 – 4  bulan, bayi sudah bisa mengulang tindakan seperti membuka dan menutup telapak tangan. Usia 4 – 8 bulan, anak mulai merespon untuk menyelesaikan masalah. Misalnya, memindahkan penutup untuk mengambil mainan. Usia 12 – 18 bulan, anak mulai tertarik pada karakter sebuah mainan untuk melihat bagaimana mainan bisa berfungsi. Usia 18 – 24 bulan, anaka mulai mengunakan bahasa dan simbol warna-warna dan bentuk-bentuk  benda atau nama-nama binatang. Ekspresi anak mulai terlihat dengan jelas.


Cara menghadapi:

Orang tua harus merangsang anak lebih kreatif dalam berpikir. Contoh, pada bayi yang menangis ingin menyusui, latih mereka untuk menemukan puting si ibu. Selain itu, orang tua juga harus intens membangun ikatan emosi dengan si anak. Contoh, saat menyusui, peluklah anak dengan hangat dan memberikan tepukan lembut serta bernyanyilah dengan gembira. Ketika anak menangis , orang tua harus segera berespon. Dengan begitu anak memiliki rasa percaya dan aman bahwa ketika dia butuh bantuan. Jadi, semakin intens Anda mengasuhnya langsung, semakin kuat pula ikatan emosional antara Anda dan buah hati.


Usia 3 – 5 tahun

Anak-anak usia 3 – 5 tahun sudah mulai berespon menghadirkan setiap pengalamannya secara mental  dengan mengunakan bahasa. Mereka juga lebih imajinatif  dalam bermain. Mulai suka main guru-guruan, panggung boneka dan mulai suka menonton televisi. Di usia ini, anak harus bisa membedakan orang asing dan orang dekat. Dia harus mengerti bagaimana bersikap kepada orang yang dia kenal atau orang asing.


 Cara menghadapi :

Penolakan-penolakan yang sudah mulai dilakukan anak kepada ibu adalah hal wajar. Yang harus dilakukan, saat anak menolak untuk hal-hal disiplin (makan, mandi dan belajar), kita perlu melakukan negosiasi sederhana. Kasih mereka pilihan dan konsekuensi. Contoh, bila anak menolak makan, negosiasikan padanya kapan dia akan menunda waktu makan dan berikan pilihan atau konsekuensi bila dia tidak menepati janjinya.


Usia 6 – 12 tahun

Perkembangan kognitif yang menonjol, mereka berpikir lebih kompleks dan mulai memasuki pendidikan formal. Kehidupan sosial anak usia ini lebih mengutamakan pertemanannya. Berteman itu penting untuk membantu mereka bersosialisasi dengan lingkungan. Usia ini anak sudah mulai punya rahasia. 


Cara menghadapi:
Pastikan anak tidak hanya sekedar belajar dibangku sekolah. Bangun konsep cita-cita pada dia agar dia menjalani hidup dengan tujuan. Tetapi ingat, anak bukan perpanjangan tangan profesi kita yang gagal. Berikan pengetahuan yang seluas-luasnya soal pilihan cita-cita. Tak perlu cemburu bila anak lebih memilih bermain dengan temannya dari pada berkumpul dengan keluarga. Justru, orang tualah yang seharusnya mendorong mereka untuk memiliki teman dan bersosialisasi

Categories

ahlak ahlak anak aktifitas anak aktivitas anak anak anak anak anak anak belajar anak balita anak bayi menangis anak belajar anak belajar matematika anak belajar mewarnai anak berbakat anak berbohong anak berjalan anak berkomunikasi anak bermain anak berprilaku negatif anak bersikap baik anak cerdas anak demam anak disiplin anak egois anak fobia anak fobia sekolah anak fobia sosial anak gemar membaca anak kursus anak makan anak marah anak membaca anak menangis anak mencontek anak mengadu anak mengalami fobia anak menghargai anak minta maaf anak nakal anak patuh anak pemalu anak penakut anak pintar anak puasa anak sehat anak sekolah anak sholeh anak soleh anak suka belajar anak suka berbohong anak suka mengadu anak takut anak tk anak uatis anak usia dini aturan untuk anak bagaimana cara mengganti balita balita cerdas batita batita belajar bayi bela diri belajar belajar matematika belajar melalui permainan belajar sambil bermain belajar tata krama berkebun bermain bermain anak usia dini bicara buah-buahan buku cerita binatang cara anak sehat cara melatih anak cara melatih anak puasa cara melatih balita bicara cara memahami anak cara membuat aturan untuk anak cara memiliki anak sehat cara menabung cara mencegah balita marah cara mencegah balita mengamuk cara mencerdasakan anak cara mendidik anak cara mendidik anak cerdas cara mendidik anak disiplin cara mendidik anak EQ cara mendidik anak hiperaktif cara mendidik anak pemalu cara mendidik anak pintar cara mendidik anak sikat gigi cara mendidik anak supaya sehat cara mendidik anak tk cara mendidik balita cara mendidik batita cara mendidik bayi cara mengajari anak disiplin cara mengajari anak puasa cara mengatasi anak marah cara mengatasia nak berbohong cara mengatur anak cara merawat bayi cerita anak ciri-ciri anak egois demam anak demam pada anak dongeng anak dongeng untuk anak dunia anak dunia anak anak dunia anak belajar dunia balita dunia bayi dunia belajar anak egois faktor apenyebab nak berbohong faktor pertumbuhan anak fobia fobia pada anak fobia sekolah fobia sosial gaya hidup sehat gigi anak gigi anak anak gigi pada anak gizi anak gizi anak pra sekolah gizi anak sekolah gizi balita gizi pada anak gizi untuk anak IQ jadwal anak karakter anak kebersihan tubuh kebiasaan buruk anak kebiasaan buruk balita kebiasaan mencontek kecerdasaan anak kecerdasan kecerdasan anak kecerdasan anak usia dini kegiatan anak kegiatan anak usia dini kegiatan fisik anak kelebihan minum susu keluarga kemarahan balita kesehatan anak kesehatan bayi kesehatan gigi anak ketakutan pada anak keterampilan tangan komunikasi kreatifitas anak kreativitas anak mainan mainan anak mainan anak anak mainan anak balita mainan anak bayi mainan anak edukatif mainan bayi mainan edukatif mainan untuk anak makan bayi makan bergizi makan sayur makanan makanan anak makanan balita makanan bayi makanan bergizi makanan bergizi untuk bayi makanan sehat makanan sehat untuk bayi makanan untuk bayi manfaat anak bermain manfaat cerita untuk anak manfaat dongeng manfaat jadwal anak manfaat mainan manfaat puzzle manfaat sarapan manfaat susu melatih anak bicara melatih anak puasa melatih balita bicara melatih motorik anak melatih motorik kasar melatih potensi anak memahami anak membaca membangun komunikasi mencegah anak egois mencegah balita marah mencegah balita mengamuk mencontek mendidik anak mendidik anak anak mendidik anak autis mendidik anak balita mendidik anak bandel mendidik anak bekerjasama mendidik anak beladiri mendidik anak cerdas mendidik anak dalam islam mendidik anak dengan sabar mendidik anak disiplin mendidik anak EQ mendidik anak hiperaktif mendidik anak karate mendidik anak kreatif mendidik anak mandi sendiri mendidik anak mandisi mendidik anak melalui cerita mendidik anak melalui maianan mendidik anak melalui permainan mendidik anak mengenal internet mendidik anak nakal mendidik anak pemalu mendidik anak pintar mendidik anak puasa mendidik anak secara islami mendidik anak sejak dini mendidik anak seni bela diri mendidik anak sholat mendidik anak sikat gigi mendidik anak supaya sehat mendidik anak tata krama mendidik anak tidak ngompol mendidik anak TK mendidik anak usia dini mendidik balita mendidik balita cerdas mendidik balita pintar mendidik batita mendidik bayi mendidik bayi dalam kandungan mendidik bayi pintar mendongeng untuk anak mengajar anak mengajar anak bersikap baik mengajar anak usia dini mengajari anak mengajari anak bekerja sama mengajari anak bicara mengajari anak disiplin mengajari anak EQ mengajari anak hidup sehat mengajari anak kreatif mengajari anak makan sayur mengajari anak menabung mengajari anak menghadapi situasi darurat mengajari anak puasa mengajari anak sholat mengajari anak sikat gigi mengajari anak tata krama mengajari anak tidak ngompol mengajari balita mengajari balita amkan sayur mengajari balita bicara mengajari pertahanan diri mengajari tata krama mengaktifkan otak kanan mengaktifkan otak kiri mengatasi anak berbohong mengatasi anak demam mengatasi anak egois mengatasi anak marah mengatasi anak menangis mengatasi anak mencontek mengatasi anak mengadu mengatasi fobia mengatasi fobia anak mengatasi fobia pada anak mengatasi fobia sosial anak mengatasi kebiasaan buruk mengatasi kemarahan anak mengatasi rasa takut mengembangkan kecerdasan anak mengembangkan potensi anak mengenal sifat anak menghadapi anak hiperaktif menghadapi situasi darurat menghargai perbedaan menghilangkan stres anak menghilangkan stres balita mengobati anak demam mengurus bayi meningkatkan kecerdasan anak meningkatkan perkembangan otak menjaga kebersihan menjaga kesehatan anak menu balita menu makanan menyiapkan sarapan merangsang perkembangan bayi merawat anak bayi merawat bayi merawat bayi baru lahir merawat kulit minta maaf minum susu motivasi anak motorik kasar motorik kasar anak musik musik anak olahraga untuk anak olahraga untuk balita origami otak bayi otak kanan otak kiri paud paud pendidikan anak usia dini pembelajaran anak usia dini pendamping ASI pendengar pendengar yang baik pendidikan anak pendidikan anak dalam islam pendidikan anak dalam keluarga pendidikan anak usia dini pendidikan anak usia dini paud pendidikan balita pendidikan keluarga pendidikan terbaik pendidikan untuk anak pengaruh musik pengaruh negatif pengaruh negatif pada anak pengaruh tv pengembangan anak usia dini penyebab anak egois penyebab anak menangis penyebab anak pemalu penyebab anak suka berbohong penyebab fobia penyebab fobia pada anak peran ibu peranan ibu perawatan bayi perawatan kulit perawatan mulut perbedaan anak perhatian negatif perilaku anak perkembangan anak perkembangan anak usia dini perkembangan bahasa anak perkembangan bahasa anak usia dini perkembangan balita perkembangan bayi perkembangan jiwa anak perkembangan kecerdasan anak perkembangan ketrampilan bayi perkembangan otak perkembangan otak anak perkembangan otak bayi perkembangan psikologi perkembangan psikologi anak. permainan permainan anak pertumbuhan anak pertumbuhan otak pertumbuhan otak anak pola asuh pola pikir anak popok bayi potensi anak psikologi anak psikologi perkembangan anak puzzle sarapan sarapan untuk anak sayuran seni seni bela diri sifat anak sifat balita sifat-sifat anak stimulasi anak stimulasi bayi stres anak stres balita susu susu anak susu bayi tanda fobia sekolah teknik berbicara dengan anak. teknik berkomunikasi tips agar anak tidak ngompol tips anak tips anak sehat tips bepergian tips jalan-jalan tips melatih balita bicara tips memiliki anak sehat tips menabung tips mendidik anak tips mendidik balita tips mendidik bayi tips mengajari anak makan sayur. tips mengatasi anak marah tips mengatasi rasa takut tips menyiapkan sarapan tips merawat bayi tips merawat bayi baru lahir tips perjalanan dengan bayi tips praktis sarapan tujuan pendidikan anak tumbuh gigi anak tumbuh kembang tumbuh kembang anak tumbuh kembang balita tumbuh kembang bayi usia dini vara mengajari anak sikat gigi