Tampilkan postingan dengan label mendidik anak cerdas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mendidik anak cerdas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Desember 2012

Aktifitas Yang Mencerdaskan Anak

Untuk mencerdaskan si kecil, tidak perlu harus menggunakan buku panduan khusus ataupun peralatan yang canggih. Banyak aktivitas yang tampak sepele, tetapi punya pengaruh besar dalam meningkatkan kemapuan berpikir anak. Di antaranya:

Untuk meningkatkan kemapuan anak mengenal warna dan bentuk :
  • Saat belanja, suruh si kecil memilih sayuran/buah/barang berdasarkan warna.
  • Isi waktu luang dengan permainan mencari benda berdasarkan bentuk.

Untuk meningkatkan kemapuan anak mengenal angka:
  • Minta si kecil malakukan kegiatan berdasarkan angka. Misalnya, ambil apelnya dua.
  • Menyanyikan lagu-lagu yang ada hubungannya dengan angka. Misalnya, satu-satu aku sayang ibu, dua-dua dst.

Untuk meningkatkan kemapuan anak mengingat:
  • Tebak-tebakan gambar di majalah
  • Mencari benda di sekitar rumah. Misalnya, mana jam?

Untuk meningkatkan rentang perhatian anak:
  • Mewarnai gambar atau mengambar

Bercerita merupakan aktivitas yang juga dapat dilakukan anda dan si kecil untuk meningkatkan kemapuan mendengar, rentang perhatian bahkan mengasah imajinasi dan kecerdasan emosionalnya. Menjadikan si kecil teman berkomunikasi juga merupakan aktivitas yang sangat berperan dalam memperluas wawasan dan meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan.










Senin, 24 Desember 2012

Mengenal Aktivitas Anak Sehat Dan Cerdas



Menginjak usia sekitar 13-14 bulan, aktivitas si kecil meningkat tajam. Kemampuannya berjalan tanpa dibantu, memberinya kesempatan seluas-luasnya untuk menyalurkan minatnya : mengeksplorasi sekitarnya.

Kedua tangannya sudah sangat baik gerak motorik dan koordinasinya, membuat si kecil bebas mengikuti gerakan yang dilakukan orang di dekatnya. Demikian pula dengan kedua kakinya yang semakin lama semakin mantap, gerakan menendang, melangkah yang sudah dikuasainya kini diperkaya dengan gerakan memanjat, melompat dan akhirnya berlari kian-kemari.

Sehingga pada umumnya, begitu anak menyadari ia memiliki kemampuan untuk bergerak, maka anak yang sehat akan mengisi hari-harinya dengan berbagai aktivitas. Karena pada usia batita rasa ingin tahunya juga sedang berkembang pesat, maka aktivitas gerakannya pun selalu dikaitkan dengan minatnya untuk menjelajah lingkungan, mencoba kemampuan diri, memanfaatkan benda-benda di sekelilingnya atau berinteraksi dan bersosialisasi dengan seluruh penghuni rumah termasuk binatang peliharaan, maupun anak lain.

Aktivitas khas si kecil

Di antara berbagai aktivitas yang dilakukan, ada beberapa yang sangat khas. Selain berlari, menendang dan berguling, si kecil tampak gemar sekali naik dan melompat-lompat di kursi atau tempat tidur, naik-turun meja, melempar-lempar barang, buka-tutup laci, membongkar barang tertutup, mengeluarkan isi lemari, menarik-narik kabel atau apapun yang terjuntai, sampai menarik-narik ekor binatang di rumah.

Aktif dan gembira

Namun sekalipun ia tampak begitu aktif, sehingga terkesan sepanjang hari waktunya dihabiskan dengan gerakan yang nyaris tiada henti, anak sehat dan cerdas akan tetap terlihat gembira dan ceria. Bahkan nafsu makan maupun pola tidurnya tidak terganggu.

Cerdas dan kreatif

Mengingat kecerdasan si kecil sudah demikian berkembang, pada usia ini anak yang sehat dan cerdas juga sudah mampu diajak berkomunikasi. Maka ia pun jarang menemukan kesulitan dalam beraktivitas. Dengan sedikit petunjuk yang Anda berikan, ia dapat segera menguasai bentuk aktivitas baru yang diminatinya.

Oleh karena itu, anak yang sehat dan cerdas memiliki aktivitas yang lebih beragam. Perkayalah si kecil dengan gerak aktif yang lebih positif. Arahkan si kecil pada aktivitas yang dapat merangsang kemampuan daya kreativitasnya.

Sabtu, 08 Desember 2012

Cara Mendidik Bayi Supaya Pintar

Beberapa bayi secara alami cenderung menjadi pintar oleh faktor genetika, sementara yang lain tidak mendapatkan kepintaran dari faktor genetika. Tentu saja, setiap orangtua berharap anaknya menjadi pintar. Namun, sebagai orang tua itu adalah tugas kita untuk memelihara dan memanfaatkan potensi penuh dari anak-anak kita sejak lahir.

Namun, orang tua sering terlalu sibuk, terlalu lelah dan terlalu malas untuk menyediakan waktu yang diperlukan untuk perkembangan awal bayi. Akibatnya, anak-anak sekarang harus menghabiskan banyak waktu disekolah dibandingkan dengan anak-anak satu atau dua generasi yang lalu. Mereka menggunakan lebih sedikit imajinasi dan lebih banyak teknologi, yang telah terbukti dalam studi membuat orang kurang cerdas daripada mereka yang membaca buku .

Penyebab eksternal lainnya adalah suasana rumah yang tidak mendukung seperti otang tua yang sering bertengkar, kurang kasih sayang, orang-orang yang tinggal di rumah yang emosional dan memiliki lingkungan keluarga yang tidak diinginkan. Suasana seperti itulah yang menjengkelkan bagi seorang anak, sehingga mereka kurang bersemangat belajar. Berikut adalah 8 cara untuk mendorong pengembangan pembelajaran awal untuk bayi Anda:

1. Ajak bayi anda keluar dan melihat-lihat lingkungan di luar rumah. Saat Anda membawa bayi untuk melihat bunga, burung dan mobil dan mengucapkan kata-kata dari benda-benda tersebut maka bayi Anda akan belajar hal-hal ini, serta menjadi lebih waspada dan sadar akan lingkungannya.

2. Bawa bayi ke mana-mana. Dia bisa bertemu orang-orang, melihat dunia dan menonton orang lain bukan hanya menatap ruangan sendiri setiap hari. Pengalaman ini bisa sangat merangsang mental baginya dan orang-orang akan membantu dia mengembangkan sosialnya. Lakukan hal-hal dengan bayi yang biasanya Anda lakukan. Biarkan dia melihat Anda menyikat gigi, rambut dan berpakaian. Meskipun butuh waktu lebih lama bagi Anda untuk melakukan tugas-tugas sederhana, bayi akan belajar dan menonton semua yang Anda lakukan. Hal ini membuat mengajarinya lebih mudah dan lebih cepat.

3. Hindari menonton TV. Beberapa orang tua membiarkan bayi mereka di depan TV karena mereka terlalu lelah atau malas untuk berinteraksi dengan mereka. Jika bayi Anda menonton TV sebaiknya orangtua menemani sehingga Anda dapat memandu dan berinteraksi dengan bayi Anda hal ini akan membantu minat bayi dalam belajar.

4. Dengarkan musik , bernyanyi dan menari dengan bayi. Bayi sangat senang dengan music atau bunyi-bunyian, tempo upbeat dan gaya energik membuat suasana hati bayi Anda menjadi senang, serta merangsang pikirannya.

5. Biarkan orang lain menggendong bayi Anda. Selama orang tersebut baik, melakukan hal ini akan membantu bayi Anda belajar tentang individualitas. Bayi tidak memiliki prasangka, penilaian atau kekhawatiran mengenai apakah seseorang gemuk atau kurus, baik atau tidak. Biarkan orang memegang bayi Anda dan dia akan belajar tentang karakteristik manusia.

6. Tetap bahagia, walaupun Anda lagi ada masalah. Karena bayi bias menangkap energi Anda. Jika Anda berada dalam suasana hati yang buruk, sedih, kesal atau marah, bayi juga akan menjadi tertekan. Selalu tersenyum dan membuat bayi Anda merasa baik. Suasana bahagia membuat bayi lebih cerdas.

7. Merangsang dengan mainan . Tentu saja setiap bayi mencintai mainan. Pilihlah mainan yang merangsang pikiran mereka. Anda juga bisa bermain dengan bayi Anda dengan membuat terowongan untuk merangkak dan keluar dari selimut, bermain cilukba, bermain walker dan ide-ide lain yang Anda buat sendiri akan merangsang bayi Anda.

8. Perkenalkan bayi Anda lebih dari satu bahasa. Anda mungkin berpikir itu akan membingungkan bayi Anda, padahal sebenarnya ini adalah waktu terbaik untuk membuat anak Anda mengenal banyak bahasa.

Ya, membuat bayi Anda cerdas membutuhkan kerja keras dan merupakan tugas yang tidak pernah berakhir, bernyanyi dan menari dengan bayi. Bayi sangat senang dengan music atau bunyi-bunyian, tempo upbeat dan gaya energik membuat suasana hati bayi Anda menjadi senang, serta merangsang pikirannya. Bisnis Online